AnimeAttack on Titan

Momen Pilihan Hidup dan Mati: Sinopsis Attack on Titan Episode 4

Judul Episode: “Malam Upacara Kelulusan: Kebangkitan Umat Manusia, Bagian 2” Anime: Attack on Titan (Musim 1)

Episode 4 menutup arc pelatihan kadet, memamerkan persaingan sengit, benturan ideologi, dan—yang paling penting—perasaan damai yang rapuh di dalam tembok yang tiba-tiba terancam pecah.

Pertarungan Ideologi dan Fisik

Tiga tahun pelatihan yang intensif kini hampir berakhir, dan para kadet terlibat dalam sesi latihan pertempuran tangan kosong. Adegan ini menyoroti filosofi dan kemampuan tempur para kadet.

  • Annie Melawan Eren: Annie Leonhart memperlihatkan keterampilannya yang luar biasa dalam pertarungan. Ia berduel melawan Eren dan dengan mudah mengalahkannya menggunakan teknik kuncian yang efisien.

  • Perdebatan: Setelah latihan, Eren dan Annie mendiskusikan tujuan mereka. Eren bertekad untuk bergabung dengan Survey Corps (Regu Pengintai) untuk melawan Titan. Sementara itu, Annie secara blak-blakan mengatakan bahwa semua latihan itu tidak ada gunanya jika tujuannya hanya untuk terbunuh di luar Tembok. Annie adalah salah satu dari banyak kadet yang berencana bergabung dengan Military Police (Polisi Militer) yang bertugas di dalam Tembok Sina, di mana mereka dijamin hidup aman.

  • Benturan dengan Jean: Perdebatan yang lebih panas terjadi antara Eren dan Jean Kirschtein. Jean menganggap Eren bodoh karena bertekad untuk mati sebagai Scout, sementara Eren mencemooh Jean dan yang lain karena mencari zona aman. Mereka berdua terlibat dalam perkelahian tangan kosong singkat yang diakhiri ketika Eren (mengingat teknik Annie) menjatuhkan Jean.

Pengumuman 10 Besar Terbaik

Malamnya, semua kadet dikumpulkan untuk upacara kelulusan, yang akan mengumumkan sepuluh kadet terbaik di angkatan ke-104. Posisi 10 Besar ini sangat penting, karena hanya mereka yang berhak memilih untuk bergabung dengan Military Police dan mendapatkan kehidupan yang mewah dan aman di Tembok Sina.

Komandan Shadis mengumumkan 10 kadet terbaik (berdasarkan nilai keseluruhan):

  1. Mikasa Ackerman
  2. Reiner Braun
  3. Bertholdt Hoover
  4. Annie Leonhart
  5. Eren Yeager
  6. Jean Kirschtein
  7. Connie Springer
  8. Sasha Blouse
  9. Christa Lenz
  10. Marco Bott

Eren terkejut, karena ia tahu bahwa ia hampir dikeluarkan di awal pelatihan; ia menyadari nilainya yang tinggi adalah hasil dari upayanya setelah ia berhasil menguasai ODM Gear dengan peralatan yang berfungsi.

Pilihan Nasib

Setelah pengumuman, para kadet yang telah lulus kini dihadapkan pada tiga pilihan resimen:

  1. Military Police Regiment: Bertugas di Tembok Sina, di bawah raja, kehidupan yang aman dan mewah (hanya terbuka untuk 10 kadet terbaik).

  2. Garrison Regiment: Bertugas menjaga dan memperbaiki Tembok, serta mempertahankan kota.

  3. Survey Corps (Scout Regiment): Bertugas menjelajahi wilayah di luar Tembok, menghadapi Titan secara langsung, dengan tingkat kematian tertinggi.

Sebagian besar kadet, termasuk Jean, Reiner, Annie, dan Connie, awalnya berencana untuk memilih Military Police.

  • Keputusan Eren: Namun, Eren tanpa ragu menyatakan bahwa ia akan bergabung dengan Survey Corps untuk mewujudkan mimpinya membasmi Titan dan melihat dunia luar. Tekad Eren yang kuat ini mulai menggoyahkan pandangan teman-temannya yang lain.

Bencana Terulang: Kembalinya Colossal Titan

Saat para kadet menikmati malam perayaan terakhir mereka sebagai warga sipil, mendiskusikan masa depan mereka dan merayakan kelulusan, tiba-tiba Colossal Titan muncul!

  • Jebolnya Tembok Rose: Tepat di Distrik Trost, yang merupakan gerbang ke Wall Rose, Titan Kolosal muncul dan menendang gerbang tembok. Berbeda dengan Shiganshina, Titan Kolosal kali ini menghilang segera setelah melakukan tendangan.

  • Serangan Mendadak: Pelanggaran kedua ini terjadi tanpa diduga. Titan kini menyerbu Distrik Trost, membuat para kadet yang baru saja lulus—yang kini menjadi prajurit Garrison sementara—langsung berhadapan dengan Titan dalam pertempuran nyata pertama mereka.

  • Eren Berhadapan Lagi: Eren berdiri di puncak Tembok dan melihat uap yang menghilang dari Titan Kolosal. Ia merasakan amarah yang sama persis seperti lima tahun lalu, dan ia bersumpah akan membunuh Titan itu.

Episode berakhir dengan Eren, yang kini sudah dewasa, melompat dari Tembok menggunakan ODM Gear, dengan tekad bulatnya untuk membunuh setiap Titan, memulai pertempuran nyata pertamanya!

Momen Kunci

  • Ujian Ideologi: Episode ini menyoroti konflik filosofis antara idealisme Eren (fight for freedom) dan pragmatisme Jean (fight for safety), sebuah tema yang akan mendominasi cerita.

  • Pilihan yang Berdampak: Beberapa karakter kuat, seperti Mikasa dan Armin, memutuskan untuk mengikuti Eren ke Survey Corps, meskipun mereka berdua tahu risiko besar yang menghadang.

  • Titik Balik: Kembalinya Colossal Titan menandai berakhirnya pelatihan dan awal dari babak baru: Pertempuran Trost. Semua teori dan keterampilan yang dipelajari kadet sekarang akan diuji di lapangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *